CB/Hasna Zahira & Salma Aliya, Suasana Mudik Menjelang Hari Raya Idul Fitri di Terminal Tidar Tipe A, Magelang (14/3/2026)
Foto (Januar Arifin)
Magelang, Cobeez.id – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, harga tiket bus di Terminal Tipe A Tidar Magelang mengalami kenaikan hingga dua kali lipat. Lonjakan ini dipicu oleh meningkatnya permintaan penumpang serta tingginya biaya operasional yang harus ditanggung oleh agen PO bus selama musim mudik.
Kenaikan harga hampir dua kali lipat dari tarif normal, tergantung pada jenis bus dan tujuan perjalanan. Meski demikian, kondisi ini dinilai masih wajar oleh sebagian penumpang karena merupakan fenomena yang terjadi setiap tahun saat arus mudik.
Lonjakan jumlah penumpang mulai terlihat sejak minggu ketiga bulan Ramadan. Menurut Aryo Hananto, pengelola Terminal Tipe A Tidar Magelang, lonjakan terjadi pada sejumlah rute favorit seperti Surabaya, Jabodetabek, dan Sumatra.
“Peningkatan arus mudik di Terminal Tidar mulai terlihat, terutama ke Surabaya, Jabodetabek, dan Sumatra,” ujar Aryo Hananto (14/3/26).
Lonjakan penumpang juga diperkirakan akan semakin meningkat seiring dengan program mudik gratis yang diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan dan BUMN, dengan puncak arus pada 17–19 Maret 2026. Puluhan armada bus diprediksi akan tiba dari arah Jabodetabek menuju Terminal Tidar Magelang.
Kenaikan harga turut dikonfirmasi oleh Veronica (19), penumpang bus Budiman dengan tujuan akhir Cilacap. Menurutnya, kenaikan harga tiket bus cukup signifikan dibandingkan dengan pembelian sebelumnya.
“Kalo kenaikan harga tiket mengalami kenaikan ya, terakhir pesen bus itu pas tahun baru saya di harga Rp175.000,- sekarang sudah Rp230.000,-” ungkap Veronica (14/3/26).
Sementara itu, Sri Mulyani, salah satu agen bus di Terminal Tidar, menjelaskan bahwa kenaikan harga merupakan pola tahunan yang wajar terjadi, umumnya disebabkan oleh peningkatan jumlah penumpang serta bertambahnya biaya operasional dan fasilitas selama musim mudik.
Meski harga tiket meningkat, minat masyarakat untuk pulang ke kampung halaman tetap tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa transportasi darat, khususnya bus, masih menjadi pilihan utama bagi pemudik.
Menurut pengelola Terminal Tipe A Tidar Magelang sendiri, lonjakan harga tiket masih dalam kategori yang wajar. Pengelola terminal juga rutin melakukan koordinasi dengan agen bus, melakukan ramp check atau pengecekan teknis dan administratif, pemantauan lapangan, serta pelaporan arus mudik dan harga tiket secara real time untuk mengantisipasi adanya lonjakan pada musim mudik kali ini.
Pengelola terminal menghimbau kepada para pemudik untuk merencanakan perjalanan sejak jauh hari, membeli tiket melalui agen resmi, serta selalu memantau informasi harga dan jadwal keberangkatan melalui laman resmi Terminal Tidar agar terhindar dari lonjakan harga yang tidak wajar.
Penulis : Salma Aliya
Editor : Hasna Zahira & Nishfu Rizky Rahayu

