CB/Hasna Zahira & Samudhra Berlian, Gambaran suasana kantin di lingkungan sekolah (9/4/2026)
Foto (Kibrispdr.org)
Cobeez.id – Penerapan program Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh sejumlah sekolah di Kota Magelang membawa perubahan terhadap pola kebiasaan jajan siswa-siswi dan aktivitas yang ada di kantin sekolah. Meskipun bertujuan untuk meningkatkan asupan gizi dan fokus belajar siswa siswi, program ini ternyata memunculkan pola konsumsi baru di lingkungan sekolah.
Kehadiran program MBG tidak sepenuhnya menghilangkan kebiasaan jajan siswa. Sebagian besar siswa masih tetap membeli makanan atau minuman di kantin, meskipun frekuensinya berkurang dibandingkan dengan sebelum program diterapkan. Perubahan pola ini terjadi pada jenis konsumsi minuman.
“Kalo nambah penjualan sih di minuman ya mbak, soalnya di menu MBG kan gak disediakan minuman, jadi pada haus” ujar SF salah satu pemilik kantin di Kota Magelang
Selain minuman, jajanan seperti bakso, camilan, dan gorengan juga tetap diminati, bahkan sering dijadikan tambahan atau pelengkap makanan MBG.
Di samping itu, jumlah pembelian makanan berat di kantin justru mengalami penurunan. Hal ini karena siswa sudah mendapatkan makanan utama dari program MBG yang dibagikan sejak pagi, sehingga kebutuhan sarapan atau makan besar di kantin menjadi berkurang. Meskipun demikian, pola ini tidak berlaku pada semua siswa.
“Buat aku porsi menu MBG itu kurang mengenyangkan mbak, jadi tetap beli jajan di kantin” ujar AR, salah satu siswa laki-laki SMA di Kota Magelang.
Sementara, bagi siswa perempuan mengatakan bahwa jika menu MBG tidak sesuai selera, mereka lebih memilih untuk makan di kantin.
Dampak program MBG pada kantin sekolah dirasakan secara beragam. Ada kantin yang tetap stabil karena berusaha beradaptasi dengan menyediakan menu pelengkap seperti minuman maupun jajanan ringan. Namun, ada pula kantin yang mengalami penurunan pembeli, terutama pada kategori makanan berat.
Implementasi program MBG di Kota Magelang menunjukkan bahwa program ini mampu mengubah pola konsumsi yang ada di sekolah. Pihak kantin dan siswa siswi sama-sama beradaptasi menciptakan pola konsumsi baru, yaitu program MBG dan aktivitas jajan yang berjalan secara berdampingan.
Penulis : Samudhra Berlian
Editor : Hasna Zahira
